Cast:Im Yoon Ah,Cho Kyuhyun,Kwon Yuri,dan Choi Siwon
Other Cast:Lee Sun Kyu,Lee Sungmin
Genre:Action,Romance ( Maybe),Friendship,Mystery,and School Life
Leght:Chapter
Author:P.M.C (Me)
Note:Nah,sekarang saya lanjut ff nya ya.Apabila ada kesamaan dari judul nya saya mohon maaf
----------------------------------------Happy Reading-----------------------------------------------------
Setelah mengantar Taeyeon ke rumah sakit dan Tiffany ke rumahnya,akhirnya aku bertanya kepada Yoona.
"Yoon,kamu punya masalah ya?"tanyaku penasaran.
"Aniyo,emangnya ada apa?"tanya Yoona balik.
"Soalnya ekspresimu kelihatannya kayak punya masalah gitu.Kalau punya masalah cerita dong."
"............."
"Huff...aku tahu klo aku cuma anak baru yang baru masuk ke sekolah selama 3 hari dan kau juga baru bergabung dengan SPY tapi aku kan juga tetap chingu-mu yoon."
"Tak apa apa Kyu,aku bisa memecahkan masalahku sendiri,"kata Yoona sambil tersenyum ke arahku.
Kyuhyun POV End
Yoona POV
@Yoona'sHome
Setelah Kyuhyun mengantarkanku ke rumah,aku langsung menutup pintu rumahku.Mianhae Kyu,aku tak bisa menceritakan masalahku kepadamu.Ini adalah masalah pribadiku dengan Sunny.Mianhae Taeyeon,gara gara aku kau terluka.Mianhae Tiffany,gara gara aku,kau hampir celaka.
Uhhh...aku tahu ini semua pasti disebabkan oleh Sunny.Arggghhh...yeoja itu boleh saja membunuhku asalkan dia tak melukai chingu-chingu-ku.Aku tak ingin chingu-ku terluka hanya gara-gara aku.
Bunyi dering telepon yang mengalunkan ringtone I Got a Boy mengalun dari handphoneku.Aku mengangkat telepon itu.Yah,tebakanku benar.Yang menelponku adalah Sunny.
"Yeoboseyo Yoon,gimana kejutan dariku?Hebat gak??"tanya yeoja yang menelponku dengan nada pedas.
"Hentikan Sun,kau boleh menyakitiku tapi jangan sakiti chingu-ku.Mereka tak tahu apa-apa,"bentakku.
"Mwo?Aku hanya ingin membuatmu menderita sebelum aku membunuhmu Yoon,jadi jangan khawatir ya kamu akan bertemu orang tuamu,"katanya sambil menutup teleponnya.
Sialan,apa sebenarnya rencana Sunny?Daripada aku bingung,lebih baik aku segera bersiap-siap untuk pergi bekerja sambilan.
Yoona POV End
Author POV
Tak Jauh dari rumah kontrakan Yoona,ada sesosok namja dan yeoja yang sedang mengawasi rumah itu atau lebih tepatnya mengawasi Yoona.Yeoja yang bernama Sunny itu sedang mengobrol bersama Sungmin.
"Oppa,sepertinya rencanaku tak berjalan sempurna,"keluh Sunny.
"Wae Sun?Rencanamu sempurna kok,"hibur Sungmin.
"Oppa,aku tak berhasil melukai salah satu chingu-nya.Hhhh..ini semua karena namja yang menolong chingu-nya tadi,"gerutu Sunny geram.
"Jadi,kau mau buat rencana apa lagi?"
"Entahlah Oppa,hmmm..tunggu deh oppa,kelihatannya namja yang menolong chingu-nya tadi akrab banget deh sama Yoona,"kata Sunny.
"Terus?"tanya Sungmin.
"Aku punya ide Oppa."
@MarkasSPY
Yuri sedang menonton reality show kesukaannya yaitu"Running Man".Dia menonton reality show tersebut sambil melahap snack yang ada di meja.Sementara itu,Ahjumma Hye Ja sedang menyapu ruang tamu sambil bersiul.Tapi ketenangan itu tidak berlangsung lama saat seorang namja membuka pintu dengan keras.
"HEI,CHO KYUHYUN,KENAPA KAU MEMBUKA PINTU DENGAN KERAS?KALAU PINTUNYA HANCUR KAU MAU MENGGANTINYA?"teriak Yuri kesal karena gara gara kejadian tadi snack-nya tumpah semua.
"Mianhae,aku tak sengaja,"ucap Kyuhyun yang langsung pergi ke kamarnya.
"Eh,mau kemana kau???Kau harus membelikan snack buatku SEKARANG,"perintah Yuri.
"Mwo??Kenapa aku harus membelikan snack untukmu?"protes Kyuhyun.
"Karena gara-gara kau,snack ku tumpah semua,"tunjuk Yuri ke snack yang berceceran ke mana-mana.
"Hahahahaha.....itu mudah,kamu lahap saja tuh snack yang ada di lantai kan belum 5 menit,"tawa Kyuhyun.
Yuri yang kesal langsung mengelurkan jeweran mautnya.Kyuhyun meringis kesakitan.Jeweran maut Yuri meninggalkan bekas di telinganya.Akhirnya,Kyuhyun dengan terpaksa membelikan snack untuk Yuri.
13.00 o'clock at the Beauty Cafe
Yoona membersihkan restoran itu dengan teliti.Yah,Yoona memang melakukan kerja sambilan ini sebelum menjadi agent SPY.Pekerjaan sambilan Yoona adalah menjadi tukang bersih-bersih di restoran tersebut.Sempat risih sih,soalnya banyak namja suka menggodanya.
Tak sengaja,ia mendengar suara bisik-bisik dari pegawai restoran yeoja yang bekerja sebagai pelayan.Oh ya,rata-rata di restoran ini semuanya berjenis kelamin yeoja.Yoona melirik ke arah sumber suara.
"Wah namja yang duduk di dekat kasir tuh handsome banget ya!"puji pegawai yeoja yang bernama Kim Bul Ma.
"Benar-benar super keren,"tambah pegawai yang bernama Ma Seol Na.
Yoona segera menoleh ke arah pengunjung yeng disebutkan.Betapa terkejutnya Yoona saat tahu bahwa namja yang disebut-sebut oleh pegawai adalah chingu-nya yaitu Choi Siwon.
"Siwon~shi,kenapa kau berada disini?"tanya Yoona yang sudah berada di hadapan Siwon dan seorang namja yang sedang memakan kue cokelat.
"Ohh...aku dan chingu-ku ini sedang belajar sambil makan disini Yoon,kau sendiri kenapa berada disini?"tanya Siwon balik.
"Aku bekerja sebagai tukang bersih-bersih di restoran ini,"jawab Yoona.
"Wah,itu chingu-mu ya Siwon?Cantik banget,"puji chingu-nya Siwon yang tiba-tiba ikut dalam pembicaraan.
"Ini Yoona,dia adalah chingu-ku,"jelas Siwon ke chingu-nya."Yoon,ini temanku Taecyeon,"Siwon akhirnya mengenalkan namja itu kepadaku.
Namja yang bernama Taecyeon tersenyum kepadaku.Aku juga membalas senyumnya.Ketika mereka mulai sibuk dengan urusan mereka,aku pun meninggalkan mereka untuk bekerja kembali.
@SuperMall
Kyuhyun mengembungkan pipi nya dengan kesal.Ia tak suka jika disuruh Yuri membelikan snack buatnya karena mall nya sangat jauh dari rumah/markas.Selain itu,hari ini dia juga kepengin tidur.Ingin sekali ia menjitak Yuri tapi apa daya soalnya kalau dia menjitak Yuri pasti Yuri akan membalas menjitaknya atau mogok masak.
Ketika Kyuhyun melewati sebuah restoran,ia terkejut melihat seorang yeoja yang sedang membersihkan jendela.Kyuhyun sadar bahwa itu adalah Yoona.Kyuhyun segera masuk ke restoran itu dan menghampiri Yoona yang sedang bekerja.
"Yoona,sedang apa kau disini?Apa kau bekerja disini?"tanya Kyuhyun panjang lebar.
"Aku sedang bekerja disini dan aku juga bekerja disini,jawab Yoona sambil membersihkan noda yang ada di jendela.
"Lho,kau kan sudah menjadi agen mata-mata rahasia"SPY",kok kamu malah bekerja disini juga?"tanya Kyuhyun bingung.
"Ckckckck....uang tuh ada dimana-mana Kyuhyun,jadi aku berniat mengumpulkan uang itu dengan cara bekerja sambilan disini,"jawab Yoona.
"Hmm....ya udah terserah kau saja,"kata Kyuhyun meninggalkan Yoona.
Yoona menatap Kyuhyun yang meninggalkannya tapi perlahan-lahan ia kembali memfokuskan diri untuk bekerja.Ia membersihkan jendela dengan penuh hati-hati.Kyuhyun keluar dari restoran itu sambil menatap Yoona yang sedang bekerja dengan sedih.
"Aigoo....kehidupanmu sungguh pahit Yoon,sudah tinggal sendirian di rumah yang bukan milikmu,bekerja keras sampai lelah,dan Kau tak punya waktu untuk bersenang-senang selain di sekolah,"pikir Kyuhyun getir.
Namja itu berpikit bahwa kehidupannya sedikit lebih bagus daripada Yoona.Walaupun Ia dan Yoona sama-sama tak punya orangtua tapi Kyuhyun masih bisa merasakan enaknya tidur siang dan bersenang-senang.
Tiba-tiba Kyuhyun menoleh ke belakang dengan cepat.Entahlah,ia merasa bahwa sejak ia masuk ke restoran tadi dia diikuti oleh seseorang.Kyuhyun pura-pura cuek dan ia mulai berjalan sambil bersiul.
Author POV End
Yoona POV
Kini,aku sedang membersihkan piring.Aku memperhatikan Siwon yang belum juga beranjak dari bangkunya.Ahhh....betapa enaknya Siwon,ia masih bisa belajar kelompok bersama sedangkan aku harus menghabiskan waktu sepulang sekolah dengan bekerja dan menghabiskan waktu malan dengan belajar sendirian.
Dering ringtone I Got a Boy mengalun dari handphone ku.Aku sudah tahu ini pasti telepon dari Sunny.Ketika aku melihat layar handphone ku ternyata dari Kyuhyun.Ada aap dia menelponku?Aku mengangkat teleponnya.
"Yeoboseyo,"sapaku sambil mencuci piring demi piring hingga bersih.
".......".Kyuhyun tak menjawab sapaanku.Aneh sekali,setahuku namja ini kan bawel orangnya pasti dia akan menyahut begitu aku menyapanya.
"Yeoboseyo,"sapaku lagi.Tapi tetap tak ada jawaban.Hhhh....ingin sekali aku menutup telepon ini.Ingin sekali aku memukul Kyuhyun lantaran ia menelponku karena ingin berbuat iseng kayak gini.Kan ganggu waktuku untuk bekerja.
"Akan kututup teleponnya,"kataku.Ketika aku menelponnya aku mendengar suara namja yang pelan sekali.Aku menajamkan pendengaranku.
"Yoona~shi,"kata suara Kyuhyun di teleponku dengan pelan."Ke...kenapa kau menelponku?"tanya Kyuhyun dari suara di teleponku.Aku ingin sekali menjawab'bukankah kau yang menelponku?".Tapi dari nada suaranya,ia seperti habis bangun dari kesadarannya (?)
"Kyuhyun,kau sedang apa?Kenapa nada suaramu jadi pelan dan kayak orang lemah gitu?"tanya Yoona.
"Ngg....aku tak tahu aku dimana,ketika aku bangun aku sudah ada di tempat yang gelap kayak gini,"jawab Kyuhyun pelan di teleponku.
"Kyu...Kyuhyun,kau berada dimana?"
"Aku tak tahu!Aku berada di tempat gelap kayak gini saat aku bangun tadi."
"Kenapa kau bisa berada ditempat itu?"
"Hmm....seingatku sih saat aku tak jauh dari restorang bahuku dipukul seseorang.Ketika aku menoleh tiba-tiba kesadaranku mulai hilang."
"Cih,itu berarti kau dibius namja pabo."
"Oke..oke...aku tahu kok aku kurang menjaga diri,tap...."Tiba-tiba teleponku dengan Kyuhyun terputus.Aku mendadak panik.Apa yang terjadi dengan namja pabo itu?Hhh....kenapa hatiku jadi khawatir begini ya???Tiba-tiba,handphone ku berbunyi lagi tapi ini adalah telepon dari Sunny,yeoja yang paling kebenci di dunia.
"Yeoboseyo Yoona,sudah siapkah kau dengan kematian yang bakalan datang?"tanya Sunny dari teleponku.
"........"
"Aku sudah menangkap pengganggu rencanaku.Kau tahu,gara-gara pengganggu ini,aku jadi tak berhasil mencelakai chingu-mu,"kata Sunny dengan nada licik.
"Apa maksudmu Sun?"tanyaku akhirnya
"Hhhh..kau tak perlu tahu apa maksudku tapi kau boleh kok berbicara dengan pengganggu rencanaku,"kata Sunny.
Tiba-tiba suara Sunny berganti dengan namja yang aku kenal.I...ini kan suara Kyuhyun.Janga-jangan yang dimaksud Sunny pengganggu adalah Kyuhyun.Oh ya aku ingat,Kyuhyun kan menyelamatkan Tiffany yang hampir ketabrak mobil.Aigoo...ini semua salahku.
"Yak!!!Yoon...jangan kesini!Kalau kau kesini kau akan dibunuh oleh yeoja gila dan seorang namja yang menjadi partnernya,"kata Kyuhyun.
Ketika aku ingin berbicara,tiba-tiba suara Kyuhyun berganti menjadi suara Sunny.Aku menjadi kesal dengan Sunny karena yeoja ini mencelakakan chingu-ku.
"Kalau ingin menemui chingu-mu ini kau datanglah ke Cross Under.Kalau kamu gak datang,lihat aja namja ini bakal kubunuh seperti aku membunuh eomma dan appa-mu,"ancam Sunny sambil memutuskan telepon.
Aku panik sekali.Ini semua salahku.Karena aku,chingu-chingu jadi celaka.Hhhh.....aku menggigit bibirku dengan takut.Ahhh...aku tahu harus melakukan apa.Aku segera berdiri lalu pergi ke meja tempat Siwon dan chingu-nya makan.
"Siwon,hubungi Yuri dan polisi.Suruh mereka datang ke Under Cross,ada yeoja yang ingin membunuhku,"kataku dengan cepat.Sebelum Siwon ingin bertanya apa yang terjadi,aku bergegas pergi ke Under Cross dengan cepat.
Yoona POV End
Siwon POV
Hah,apa maksudnya dengan perkataan Yoona???Aku tak memperdulikan perkataan Yoona dan kembali fokus ke buku geografiku sambil memakan kue cokelat.Aku baru sadar kalau Taecyeon saat itu menatapku dengan bingung.
"Hei,apa maksud perkataan chingu-mu tadi?"tanya Taecyeon bingung.
"Entahlah aku tahu,mungkin saja dia sedang bercanda,"jawabku singkat.
"Tak mungkin dia sedang bercanda Won,ekspresi yeoja itu sangat panik dan ketakutan.Sepertinya dia punya masalah sulit,"tebak Taecyeon.
Hmmm...aku juga menyetujui perkataan Taecyeon.Tapi aku masih tak mengerti dengan kata-kata Yoona.Uhhh....daripada bingung lebih baik aku menghubungi Yuri dan Appa-ku.Aku mengambil handphone dan dengan cepat mengirimkan sms.
"Hmm....kurasa lebih baik kita sudahi saja belajarnya ya,aku pergi dulu,"pamitku.Aku segera pergi ke Under Cross untuk menyusul Yoona.
Siwon POV End
Yuri POV
Uhhh....lama sekali sih namja pabo itu.Masa beliin chiki si Super Mall lama banget.Uhhh...mana perutku butuh cemilan lagi.Dengan terpaksa aku mengambil sebatang cokelat yang kutaruh di kulkas.Cih,padahal aku ingin makan cokelat ini pada saat film"Twilight".Tiba-tiba tanda sms yang berbunyi ringtone baby baby mengalun dari handphoneku.Dengan gemas,aku melihat sms itu.
__________________________________________________________________________________
For:Yuri
From:Siwon
Segera ke Under Cross.Yoona dalam bahaya!!!
__________________________________________________________________________________
Akhhh....sms dari Siwon sangat cepat datangnya.Cih,padahal aku mau bersantai-santai.Dengan tergesa-gesa,aku terpaksa berganti dari kaos oblong yang dipadu dengan rok menjadi baju dengan perlengkapan mata-mata.Oh ya,sebenarnya sih seragam mata-mataku hanya kaos ketat dan rok pendek berwarna hitam ketat dipadu dengan jaket anti peluru.Aku tak lupa membawa pistol untuk berjaga-jaga.
Yuri POV End
Author POV
Yoona berlari ke Under Cross dengan cepat.Uhh...ia juga gak sempat untuk mengganti seragam kerjanya.Hhh...karena saking paniknya,Yoona tak sempat membawa senjata buat melawan Sunny.Setelah 30 menit berlari,akhirnya dia sampai juga di Under Cross.Under Cross itu adalah sejenis nama gudang.
"Wah...wah...Yoona,akhirnya kau datang juga,"sapa seorang yeoja yang berambut sebahu dengan warna kuning dengan nada sinis.
"Jangan basa-basi Sunny,dimana Kyuhyun?"tanya Yoona To The Point.
"Tenanglah,dia cuma aku lukai sedikit saja karena dia mengganggu rencanaku,"jawab Sunny acuh tak acuh.
"Siap menemui nasibmu Yoon?"tanya Sunny
Yoona tak menggubris pertanyaan Sunny.Ia tak peduli Sunny akan melakukan apa kepadanya yang penting dia ingin chingu-nya selamat.Hanya itu saja keinginan Yoona saat ini.Ia hanya bergerak maju.Tak terasa bahwa ia dan Sunny berhadapan dengan jarak 3 m.
"Lepaskan namja itu,dia tak ada hubungannya dengan masalah kita Sun,"teriak Yoona.
"Cih,jika ingin namja-mu kembali,kau harus melawan my partner yaitu Sungmin."
Seorang namja yang ada di belakang Sunny maju.Namja itu dan Yoona saling berhadapan satu sama lain.Yoona menatap Sunny yang sudah berlari masuk ke sebuah pintu merah.Yoona lalu memandang Sungmin.
"Oh,jadi kau partner Sunny?Pabo banget ya kamu mau jadi partnernya pembunuh psycho seperti Sunny,"ejek Yoona.
"Aku menjadi partner Sunny karena aku menyukainya,"balas Sungmin.
"Ckckckck..tak adakah yeoja yang kau suka selain Sunny?Dia itu gila,"teriak Yoona.
"Tidak ada lagi yeoja yang kucintai selain dia,ohh...ya chingu-mu itu lumayan hebat juga ya.Dia berhasil melukai bahuku hanya dengan sebuah sumpit yang ia temukan di jalan.Tapi dia tak sadar klo di belakangnya,ada Sunny yang hendak siap memukulnya."
"Oh,jadi karena itu Kyuhyun tertangkap?Sepertinya Kyuhyun kurang bisa melindngi dirinya sendiri dari bahaya,"pikir Yoona.
Saat itu,Sungmin mengeluarkan pistol dari kantongnya.Ia mulai menembaki Yoona.Tapi tembakannya tidak tepat karena Yoona dengan mudah menghindarinya.Sungmin tersenyum melihat kecekatan Yoona dalam menghindari serangan.
"Cih,seranganmu mudah sekali,"kata Yoona dengan nada meremehkan.
Sungmin mulai menembak lagi.Tapi Yoona selalu bisa menghindari serangan Sungmin.Karena tak ingin berlama-lama,Yoona memukul perut Sungmin saat Sungmin mengisi peluru ke pistolnya.Sungmin pun rubuh seketika.
Author POV End
Yuri POV
Aku mengembungkan pipiku dengan kesal.Ishh...aku gak suka kalau saat bersantaiku diganggu.Tapi tak apa-apa deh,kalau ada misi berarti aku bisa bersama dengan Siwon.Yes...yes....!
Yuri POV End
Author POV
Yoona memasuki ruangan itu.Dia melihat sesosok yeoja yang sudah membunuh eomma dan appa-nya yaitu Sunny.Yoona mendekati Sunny dengan tenang.
"Wah....aku tak menyangka kau bisa mengalahkan partnerku dengan mudah,sekarang nikmatilah kematianmu Yoona,"ujar Sunny.
"Hmmm...kau ingin dibunuh dengan cara apa?Ditembak?Ditusuk?Atau dicekik?Pilihlah yang kau suka,"tawar Sunny sambil tersenyum.
"Aku tak memilih apapun Sunny,justru kau lah yang akan hidup di penjara,"kata Yoona tersenyum tenang."Aku akan membawamu kesana sebagai wujud balas dendamku padamu."
"Cih,kita lihat saja,"kata Sunny sambil mengeluarkan pistolnya.Yoona memasang kuda-kudanya dan mulai menyerang Sunny.Sunny tersenyum licik melihat serangan Yoona yang mendadak.
Sunny mengeluarkan senjata bertarungnya yaitu pisau.Itu membuat Yoona tercekat.Yoona sangat takut dengan belati pisau yang bisa membuat orang terluka.Sunny mulai mendekat tapi Yoona tak bisa melakukan hal apapun karena ketakutannya mulai menguasai tubuhnya perlahan-lahan.
"Mati kau Yoona,"teriak Sunny bahagia.Ketika dia hampir menusukkan pisau ke tubuh Yoona,tiba-tiba pisaunya terlempar karena tembakan ke tangannya.
"Auwww,"Sunny meringis memegang tangannya yang mengeluarkan darah segar.Yoona segera memukul perut Sunny dan Sunny pun pingsan seketika.
Yoona melirik ke arah sang penembak.Dia terkejut karena sang penembak itu ternyata Kyuhyun.Yoona segera memeluk Kyuhyun dengan erat.
"Mian aku lama,aku tadi kesusahan melepaskan tali di tanganku.Untung saja ada pecahan jendela disana jadi akhirnya aku bisa melepaskan tanganku dari tali itu dan menolongmu,"ucap Kyuhyun.
"Mianhae,sudah membuatmu begini,"ucap Yoona menyesal.
Bunyi suara mobil terdengan.Dan tidak lama kemudian sirene mobil polisi juga terdengar.Yoona dan Kyuhyun segera keluar dari gudang itu.Ternyata yang berada di luar adalah Yuri,Siwon,dan beberapa polisi yang segera masuk dan menangkap Sunny dan Sungmin.
2 Hari Kemudian
@KantorPolisi
Yoona,Kyuhyun,Yuri,dan Siwon datang berkunjung untuk mengunjungi narapidana yang telah membunuh eomma dan appa Yoona yaitu Sunny.Oh ya,menurut Mr.Choi,Sunny adalah seorang pembunuh psycho yang sudah lama dicari polisi.Selain membunuh eomma dan appa Yoona,dia juga membunuh beberapa keluarga yang harmonis.
Sipir penjara mempersilahkan Yoona dkk duduk selama menunggu Sunny.Akhirnya,narapidana yang dikunjungi Yoona tiba.
"Ada apa kau menemuiku?"tanya Sunny menunduk.
"Aku hanya ingin bertanya kepadamu,"jawab Yoona."Apa alasanmu membunuh eomma dan appa-ku?"
"Hiks...hiks...sebenarnya aku membunuh mereka karena malu terhadap diriku sendiri,"jawab Sunny dengan nada pelan.
"Maksudmu?"
"Yoon,aku tak pantas menjadi eonni angkatmu karena eomma dan appa-ku seorang pembunuh."
"MWO??"teriak Kyuhyun,Yuri,dan Siwon kompak.Mereka bertiga terkejut dengan perkataan Sunny.Sementara Yoona tetap diam dan tenang.
"Ka...karena eomma dan appa-mu baik sekali kepadaku bahkan mereka tak peduli bahwa aku anak pembunuh.Tapi,aku malah curiga pada eomma dan appa-mu,aku mengira bahwa mereka akan mengejekku dan membuangku ketika aku dewasa.Karena itulah aku membunuh mereka,"jawab Sunny.
"Mianhae Yoon,aku telah membunuh mereka,"ucap Sunny menyesal.
"Sudahlah,tidak apa-apa,yang penting aku senang akhirnya kau menyadari kesalahnmu,"kata Yoona.
"Tap...tapi aku telah membunuh..,"
"Kalaupun aku marah kepadamu tapi eomma dan appa-ku tetap tak akan kembali,maka dari itu kita berteman ya."
Sunny tersenyum.Ia kembali ke sel nya setelah 10 menit.Sementara itu Yoona,Yuri,Kyuhyun,dan Siwon keluar dari kantor polisi.
"Yoona,kau benar-benar yeoja yang kuat.Kalau aku jadi kau pasti aku akan menyiksanya,"cerocos Yuri.
"Ne,kami bangga punya chingu sepertimu,"ujar Siwon.
",kau adalah agen mata-mata yang memiliki ketabahan yang kuat,"puji Kyuhyun.
Yoona tersipu mendengar pujian dari agen SPY yang lain.Yoona menatap mereka dengan tatapan persahabatan.Yuri dan Siwon tersenyum.
"Tapi setidaknya kurangi sifat jutekmu di sekolah,soalnya nih aku tak tahan dengan sikap jutekmu,"kata Kyuhyun yang berhasil membuat Yoona mendaratkan jitakan mautnya.
"Yak!!!Itu sakit tahu,"teriak Kyuhyun.
"Rasakan namja culun,"ejek Yoona puas.
Mereka berdua berkejaran layaknya seorang teman.Yoona tersenyum menatap chingu-chingunya.
'Aku berharap kebersamaan ini tak akan pernah berakhir,'pikir Yoona
TBC
Tidak ada komentar:
Posting Komentar